9:35 AM
0
Karna adanya urusan pekerjaan di wilayah karesidenan Surakarta selama satu minggu, maka saya memboyong istri dan anak ikut serta. Hitung-hitung sekalian berlibur ke rumah si mbah di Palur. Beberapa kali saya mengunjungin bank BCA cabang Palur untuk keperluan setor tunai, di depan BCA Palur terdapat pedagang es gempol pleret menggunakan sepeda motor. Kata gempol pleret sangat asing bagiku, tak tau apa artinya. Karena rasa penasaran terhadap gempol pleret, terlebih lumayan banyak orang yang antri untuk membelinya, maka saya singgah terlebih dahulu untuk membeli 3 bungkus es gempol pleret ini.
ilustrasi es gempol pleret

Pada saat penjual membuka panci, ternyata panci yang digunakan adalah panci yang biasa digunakan oleh pedagang bakso dimana terdapat lubang kecil untuk menyimpan kuah es dan disini panci terdapat bulatan-bulatan yang agak besar berwarna putih yang saya belum tau apa namanya. Pertama kali dimasukkan bulatan putih sekitar 3 buah, kemudian ditambahkan kue berwarna coklat seperti pangsit yang di ambil dari dalam toples sekitar 3 buah, selanjutnya di tambahkan kuah berwarna coklat, santan dan terakhir es batu. Harga satu porsi es gempol pleret 3000 rupiah, cukup standar harganya seperti es cendol dll.

Sampai di rumah si mbah, langsung dimasukkan ke mangkok dan mulai diamati. Kuah di srupuuutttt, srrruuuupppp mmm dingin dan manis gula jawa cukup segar di udara siang yang panas. Kupotong sedikit bulatan putih yang cukup lembek, ternyata bulatan putih itu adalah tepung beras, rasanaya tawar jika dimakan tampa kuahnya. Selanjutnya ku coba kue yang berwarna coklat seperti pangsit, rasanya lebih lembek dan terasa manis, mungkin campuran tepung beras dengan gula jawa. Mmmm secara keseluruhan es ini dapat menghilangkan dahaga sekaligus memberikan rasa kenyang hehehehe dan cukup segar untuk dinikmati pada siang hari.

Tetap penasaran arti dari gempol pleret, akhirnya betanya ke mbah google. Didapat dari sumber Gempol dan Pleret merupakan 2 penganan yang dicampur jadi satu. Gemol terbuat dari Tepung Beras yang dipampatkan berbentuk bulat pipih dan berkuah santan. Pleret juga dari tepung beras yang dicampur dengan Gula Jawa sehingga berwarna coklat. Berbentuk pipih, kenyal dan dilipat berbentuk bulatan.

Es gempol pleret patut untuk dicoba jika Anda sedang berada di wilayah karasidenan Surakarta dan sekitarnya, rasanya yang segar dapat mengurangi rasa panas di dalam tubuh Anda.

0 comments:

Post a Comment